Sahabat Gamis Batam...
Apa kabar? Semoga hungungan Sahabat Gamis Batam dengan ipar dalam keadaan menyenangkan dan bersahabat selalu.
Kok Gamis Batam bilang gitu sih? heehhehe
Iya jadi gini, ada beberapa pasangan yang pernah sharing ama Pemilik Gamis Batam tentang ipar-ipar mereka, dari beberapa yang sharing tersebut,
mayoritas kurang harmonis dengan iparnya, tapi tidak sedikit juga dari
mereka yang sangat baik hubungannya ama iparnya, bahkan menurut mereka
ipar mereka saling memperlakukan bak kakak beradik. Wuah menyenangkan
bukan? :)
Well, kalaupun ada disekeliling Sahabat GB yang kurang harmonis apa lagi yang tinggal seatap, semoga tips ini bisa menjadi masukan buat mereka.
Tips Menghadapi Ipar :
1. Komunikasi
Sahabat GB dalam semua jenis hubungan hal yang paling penting adalah komunikasi, jadi pada saat hubungan suami-istri jadi runyam gara-gara ipar, maka masing-masing pihak harus membuka diri untuk mencari solusi.
Sebagai contoh, bila pasangan kita termasuk orang yang tadinya
bertanggungjawab dengan kebutuhan keluarganya, maka dalam hal ini,
sebelum menikah, masing-masing pasangan perlu membahas hal ini: apa yang
menjadi prioritas keluarga nantinya; apakah untuk anak-anak atau
keluarga besar? Kalaupun pasangan tetap ingin memberikan bantuan kepada
adik atau keluarga besarnya, maka harus sepengetahuan pasangannya.
Artinya, setiap rupiah yang dikeluarkan untuk orang lain di luar
keluarga inti, suami dan istri sudah sama-sama tahu dan setuju
jumlahnya. Dengan demikian, konflik seperti ini bisa dihindarkan.
2. Tetapkan posisi Anda
Tentukan sikap Anda dan tetapkan batas sampai mana Anda akan terbuka
dengannya. Jika ada pertanyaan-pertanyaan yang kurang Anda sukai, tak
perlu merasa wajib untuk menjawab. Tolaklah dengan halus dan alihkan ke
topik yang lain. Usahakan untuk tidak memberikan informasi yang terlalu
bersifat pribadi tentang Anda dan pasangan. Jika terjadi konflik, bisa
saja informasi tersebut digunakannya untuk menjatuhkan Anda.
3. Tegas
Dalam kultur kita terkadang sulit bila harus bersikap tegas,
terutama dengan orang-orang terdekat. Akibatnya, permasalahan terjadi
berlarut-larut hingga akhirnya menjadi konflik besar. Begitu pula dalam
hubungan dengan adik ipar.
Bila adik ipar yang menumpang di rumah Anda, sejak awal Anda
harus menunjukkan sikap tegas mengenai peraturan di rumah. Misalnya,
soal jam malam, membawa teman berbeda jenis kelamin ke rumah atau
mengenai pengasuhan anak selama Anda tinggal bekerja.
Tunjukkan pada
adik ipar ketegasan sikap Anda beserta alasannya, sehingga adik ipar
tidak berpikir semua peraturan itu diterapkan karena Anda tidak menyukai
kehadirannya.
4. Terbuka dan Akrab dengan keluarga Pasangan
Bila perilaku adik ipar sudah tidak dapat dikendalikan,
sebaiknya bicarakan terbuka dengan keluarga besar mengenai jalan keluar
yang terbaik bagi semua pihak. Solusinya, kita harus saling terbuka dan
akrab dengan pihak keluarga pasangan. Dengan sering-sering mengobrol
secara akrab dengan keluarga pasangan maka kita dapat menghindari
masalah yang mungkin timbul.
Semoga tips ini bermanfaat.
Salam Bahagia
GB
085668801051
273BAC01

Post a Comment